Go to content | Go to search | Go to navigation

Otonomi Update

LSM Paling Sulit Ditemui

2008-05-13 09:56:13

Survei publik merupakan tahap yang tak kalah penting dengan wawancara mendalam (in-depth interview) dan input data sekunder. Survei publik menjadi sarana untuk mengklarifikasi program daerah.

Tahun ini kali ketiga The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP) menggandeng Unit Pengkajian dan Penelitian Potensi Daerah (UP3D) Institut Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Apa hambatan yang dialami tim surveyor UP3D ITS? Menurut Koordinator Lapangan Survei Publik Arisandi, tim surveyor yang beranggota 28 orang itu mengalami berbagai kendala di lapangan. Di antaranya, para surveyor kesulitan untuk mewawancarai responden dari kalangan LSM (lembaga swadaya masyarakat).

"Mereka tidak setiap hari ngantor. Ini terjadi hampir di semua daerah di Jatim," ujar alumnus Teknik Lingkungan ITS itu ketika dihubungi Jawa Pos tadi malam di kantornya di gedung Lembaga Penelitian ITS.

Namun, tim surveyor UP3D tidak menyerah begitu saja. Mereka beberapa kali datang ke kantor LSM bersangkutan dan mencari informasi dari masyarakat setempat. Atau, pihaknya akan mengganti dengan responden dari lembaga lain, tapi masih bergerak di sektor yang sama.

Sandi juga mengakui, timnya kesulitan untuk mengklarifikasi program dari satu daerah di Jatim. Di daerah tersebut, kepala daerah sedang meringkuk di balik jeruji besi akibat kasus korupsi. "Hampir semua responden tidak mau memberi penilaian kinerja pemda. Termasuk pengusaha," jelasnya.

Karena itu, dibutuhkan ketelatenan surveyor untuk mewawancarai para responden tersebut. Dengan demikian, pihaknya tidak kembali dengan tangan kosong ke Surabaya.

Selain kesulitan dari sisi responden, para surveyor dihadapkan pada cuaca buruk, banjir di Sampang, dan banyaknya libur panjang dalam rentang Februari sampai Maret. Akibatnya, tim survei tidak bisa mewawancarai responden dari kalangan institusi swasta dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

"Semua kantor tutup," katanya. Solusinya, para surveyor berpindah ke daerah lain. Para responden yang bisa ditemui pada hari libur terdiri atas sektor swasta dan usaha kecil dan menengah (UKM).

Setelah survei publik selesai, tim UP3D ITS akan melakukan input data. Selanjutnya, akan dilakukan analisis statistik sebelum digabungkan dengan nilai inovasi dan analisis data sekunder dari JPIP. "Dari gabungan ketiganya, akan diketahui kabupaten-kota yang meraih OA pada 2008 ini," kata Direktur Riset JPIP Dadan Suharmawijaya tadi malam di kantornya, Graha Pena Jawa Pos, Surabaya. (ris/fat)

Jawa Pos, 7 April 2008