Go to content | Go to search | Go to navigation

Kolom Pro Otonomi

Analisis

Kepala Daerah Tetap Figur Sentral

2008-05-13 11:30:09

Berdasar analisis munculnya inovasi daerah, JPIP mencatat temuan penting. Mayoritas kelahiran inovasi berpusat pada figur bupati atau wali kota. Meski bukan hal yang mengagetkan, itu patut dipertanyakan. Sebab, kondisi seperti itu sejatinya tidak ideal.

Semestinya, inovasi lahir karena sistem perencanaan inovasi yang berjalan di semua lini. Bahkan hingga tingkat birokrasi terendah, sehingga bisa mengurangi ketergantungan pada figur kepala daerah.

Fakta tersebut didukung kejutan dari daerah-daerah yang selama ini "berlangganan" mendapat award. Ternyata, dalam perhelatan Otonomi Award 2008, mereka tidak mendapat penghargaan bergengsi tersebut. Satu fakta terungkap bahwa daerah-daerah itu mengalami kemandekan berinovasi selama 2007. Sangat mungkin itu disebabkan ketergantungan yang tinggi terhadap figur kepala daerah dalam berinovasi.

Daerah bisa mencatat satu pelajaran. Bahwa inovasi adalah kontinuitas. Sekali berinovasi, konsistensinya harus terus terjaga. Tapi, tidak harus selalu muncul inovasi baru. Bisa pula berupa perubahan (proliferasi) atas inovasi sebelumnya. (wawan/mk)

Jawa Pos, 6 Mei 2008